Selain itu, saya juga terlibat dalam pengecekan kelengkapan file dan data KPPS di setiap kecamatan. Data ini harus dipastikan lengkap dan sesuai, agar proses Pilkada dapat berjalan dengan baik. Saya juga turut berpartisipasi dalam membantu memperlancar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) terkait penggunaan SIREKAP, khususnya dengan bertugas di bagian registrasi tamu. Melalui kegiatan ini, saya belajar tentang sistem rekapitulasi digital yang digunakan untuk memudahkan proses penghitungan suara.
Tugas lainnya yang saya jalani adalah menghitung jumlah sampul kertas yang diperlukan untuk Pilkada dan menginput data tersebut ke dalam aplikasi SILOG, yang merupakan sistem logistik untuk pengelolaan kebutuhan Pilkada. Saya juga pernah mendapat tugas untuk menginput data terkait proses penyortiran surat suara ke dalam aplikasi yang sama. Pekerjaan ini penting untuk memastikan bahwa semua logistik Pilkada dapat terdistribusi dengan tepat.
Selama proses magang, saya juga berperan dalam mengawasi pelipatan surat suara untuk pemilihan Gubernur dan Bupati, memastikan bahwa pelipatan dilakukan dengan benar dan sesuai standar. Saya juga ikut serta dalam pengumpulan salinan hasil Pemilu 2024 untuk melengkapi administrasi yang dibutuhkan oleh KPU. Selain itu, saya terlibat dalam penghitungan jumlah surat suara yang akan disortir dan didistribusikan ke TPS di desa-desa.
Secara keseluruhan, magang di KPU Kabupaten Buleleng ini memberikan pengalaman berharga yang memperdalam pemahaman saya mengenai proses Pilkada dan berbagai tantangan teknis di baliknya. Saya merasa beruntung bisa terlibat langsung dalam proses ini, sekaligus berkontribusi dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada. Pengalaman ini tidak hanya menambah pengetahuan saya tentang administrasi pemilu, tetapi juga membekali saya dengan keterampilan praktis yang berguna di masa depan.
Sekian


.jpeg)
.jpeg)
